Alhamdulillah..........akhirnya Diklat Prajabatan Reguler berakhir sudah. Ritual sebagai panitia prajab, such as: bangun pagi buat kegiatan subuh, teriak-teriak di lapangan sebelum kiban datang, abis itu pasang tampang seram di kelas, semuanya juga usai sudah. Yang tersisa dari semuanya, lelah, capek, tambah teman, tambah kenalan, dsb.
Rabu, Oktober 28, 2009
Panitia Prajab????, Capekk euyy...
Alhamdulillah..........akhirnya Diklat Prajabatan Reguler berakhir sudah. Ritual sebagai panitia prajab, such as: bangun pagi buat kegiatan subuh, teriak-teriak di lapangan sebelum kiban datang, abis itu pasang tampang seram di kelas, semuanya juga usai sudah. Yang tersisa dari semuanya, lelah, capek, tambah teman, tambah kenalan, dsb.
Kamis, Oktober 22, 2009
met ultah mama sayang..........
jikalau ada orang bertanya, siapakah orang yang paling kucintai melebihi diriku sendiri di dunia ini
seseorang yang posisinya kutempatkan setelah Tuhan penciptaku dihatiku
seseorang itu kupanggil mama....
seseorang yang kurindukan suaranya, bahkan ketika ia sedang marah
seseorang yang matanya serupa butiran mutiara saat menatapku
seseorang yang sayang padaku, mungkin melebihi dirinya sendiri
ia, dengan cintanya yang tak egois,
mampu membagi tiga cintanya, tepat sama,
untukku, untuk kakakku, dan untuk adikku
karena bila cintanya dibagi, takkan berkurang, malah berlipat ganda
mamaku.....mama yang paling baik di seluruh dunia
bahkan ketika kami mulai beranjak dewasa
tak pernah cintanya berkurang
yang menempatkan ia pada posisi tertinggi sejajar matahari, bulan, dan bintang
ia bahkan lebih indah daripada Tajmahal
ia lebih anggun daripada lukisan dewa dewi
jauh lebih mahal daripada permata manapun yang pernah ada
ketika menatapnya ku seakan menatap segunung cinta
di matanya ada cinta,
di bibirnya ada cinta,
di hatinya ada cinta.............
dan khusus bagiku, ia adalah cinta
selamat ulang tahun mamaku sayang......
semoga Allah Yang Maha Kuasa memberimu umur yang lebih panjang
sehingga cintamu yang kugenggam, dapat menjagaku lebih lama
walau ku takkan sanggup membayarnya lunas, bahkan dengan apapun yang kupunya, sebanyak apapun waktu yang kumiliki
seseorang yang posisinya kutempatkan setelah Tuhan penciptaku dihatiku
seseorang itu kupanggil mama....
seseorang yang kurindukan suaranya, bahkan ketika ia sedang marah
seseorang yang matanya serupa butiran mutiara saat menatapku
seseorang yang sayang padaku, mungkin melebihi dirinya sendiri
ia, dengan cintanya yang tak egois,
mampu membagi tiga cintanya, tepat sama,
untukku, untuk kakakku, dan untuk adikku
karena bila cintanya dibagi, takkan berkurang, malah berlipat ganda
mamaku.....mama yang paling baik di seluruh dunia
bahkan ketika kami mulai beranjak dewasa
tak pernah cintanya berkurang
yang menempatkan ia pada posisi tertinggi sejajar matahari, bulan, dan bintang
ia bahkan lebih indah daripada Tajmahal
ia lebih anggun daripada lukisan dewa dewi
jauh lebih mahal daripada permata manapun yang pernah ada
ketika menatapnya ku seakan menatap segunung cinta
di matanya ada cinta,
di bibirnya ada cinta,
di hatinya ada cinta.............
dan khusus bagiku, ia adalah cinta
selamat ulang tahun mamaku sayang......
semoga Allah Yang Maha Kuasa memberimu umur yang lebih panjang
sehingga cintamu yang kugenggam, dapat menjagaku lebih lama
walau ku takkan sanggup membayarnya lunas, bahkan dengan apapun yang kupunya, sebanyak apapun waktu yang kumiliki
Selasa, Oktober 20, 2009
BDK Manado, tetap jaya !!!!........

19 Februari 2008. Pertama kali ku menginjakkan kaki di kantor ini sebagai seorang pegawai baru. Pegawai baru yang masih ingusan lah istilahnya. belum tahu apa-apa, belum kenal siapa-siapa. Waktu itu ku masih berteman dengan bisu, masih malu-malu lah....hehe. Duduk diam di meja yang telah disediakan, sesekali senyum-senyum simpul pada orang-orang yang lewat. Ihh....lucu. Seiring waktu, banyak yang telah kualami selama setahun lebih ku tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil di Balai Diklat Keagamaan Manado. Ada tawa, canda, hura-hura, tangis, kesal, jengkel, marah, dsb... Wajarlah kalau hubungan yang terjalin antara sesama rekan kerja melibatkan begitu banyak emosi. Kalau dipikir, kita bahkan sudah seperti saudara saja. Dalam seminggu, ada sekitar tiga kali nginap di kantor. Bahkan hari minggu saat orang lain menghabiskan waktu dengan bersantai bersama keluarga di rumah, kami masih bergulat dengan kegiatan diklat yang padat dan tak henti-hentinya. Tentu saja hal tersebut membawa rezeki tersendiri bagi kami, dan itu harusnya patut untuk disyukuri.
Komunikasi yang efektif juga bukan hanya terjalin antara pegawai, tetapi juga dengan para peserta diklat yang jumlahnya ribuan. Bayangkan, dalam selang waktu 10 hari, kami menerima sekitar 120-an peserta dari 3 Provinsi : Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Para peserta datang silih berganti. Bahkan, seringkali aku disapa seseorang di jalan, yang ternyata adalah alumni diklat di BDK Manado.
Otomatis, Kantor kami bukan hanya sekedar kantor. Tapi kami sudah menganggapnya sebagai rumah kedua. Semua elemen sumber daya manusia disini adalah saudara, tetangga, teman yang setiap hari ditemui. Wah, pokoknya kerja di Balai Diklat Keagamaan Manado merupakan suatu pengalaman berharga yang memberikan pelajaran padaku tentang kehidupan.
Viva BDK Manado.....!!!!
Komunikasi yang efektif juga bukan hanya terjalin antara pegawai, tetapi juga dengan para peserta diklat yang jumlahnya ribuan. Bayangkan, dalam selang waktu 10 hari, kami menerima sekitar 120-an peserta dari 3 Provinsi : Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Para peserta datang silih berganti. Bahkan, seringkali aku disapa seseorang di jalan, yang ternyata adalah alumni diklat di BDK Manado.
Otomatis, Kantor kami bukan hanya sekedar kantor. Tapi kami sudah menganggapnya sebagai rumah kedua. Semua elemen sumber daya manusia disini adalah saudara, tetangga, teman yang setiap hari ditemui. Wah, pokoknya kerja di Balai Diklat Keagamaan Manado merupakan suatu pengalaman berharga yang memberikan pelajaran padaku tentang kehidupan.
Viva BDK Manado.....!!!!
my favourite author
The chief proof of man's real greatness lies in his perception of his own smallness. (Sir Arthur Conan Doyle)
break after....
- "Before you, Bella, my life was like a moonless night. Very dark, but there were stars—points of light and reason… and then you shot across my sky like a meteor. Suddenly everything was on fire; there was brilliancy, there was beauty. When you were gone, when the meteor had fallen over the horizon, everything went black. Nothing had changed, but my eyes were blinded by the light. I couldn’t see the stars anymore. And there was no more reason for anything."
- Edward to Bella (The Twilight Saga)
Hot Topic : Sakit Kepala
entah, apakah ini tanda-tanda kelemahan seorang manusia biasa yang selalu bisa merasakan sakit. nyut-nyut rasanya... nyut....nyut...nyut... aduh, gak tertahankan. di tengah-tengah pekerjaan yang makin lama makin numpuk, deadline penutupan diklat yang kian hari kian dekat, makin memperparah situasi dan kondisi.
kecurigaan awalku, sakit kepala ini bermusabab dari kebiasaanku yang mempekerjakan mata tanpa henti. pada tiga puluh tujuh setengah jam kerja selama seminggu, sembilan puluh persen diantaranya mataku berhadapan dengan layar komputer. bukan waktu kerjapun, tak henti ku menyiksa mataku. saat senggangku biasanya kuhabiskan untuk baca buku yang tebalnya beratus-ratus halaman. lelah membaca buku, kuhidupkan laptop, pasang modem, surfing internet sampai lupa waktu. tak cukup sampai disitu saja. ketika mulutku menguap, tanda ngantuk menyerang, tak lupa ku menyempatkan diri mengutak-atik handphone dengan layarnya yang kecil, hanya sekedar ingin melihat sms-sms lucu atau menyenangkan.
akhirnya, mataku menyerah, iapun memberontak. menyerang sel-sel pertahananku di lain sisi. ku ingin berdamai dengan mataku, ingin menyayanginya lagi. kalo bisa ingin kubelikan teman untuknya. sebuah kacamata mungil mungkin....
kecurigaan awalku, sakit kepala ini bermusabab dari kebiasaanku yang mempekerjakan mata tanpa henti. pada tiga puluh tujuh setengah jam kerja selama seminggu, sembilan puluh persen diantaranya mataku berhadapan dengan layar komputer. bukan waktu kerjapun, tak henti ku menyiksa mataku. saat senggangku biasanya kuhabiskan untuk baca buku yang tebalnya beratus-ratus halaman. lelah membaca buku, kuhidupkan laptop, pasang modem, surfing internet sampai lupa waktu. tak cukup sampai disitu saja. ketika mulutku menguap, tanda ngantuk menyerang, tak lupa ku menyempatkan diri mengutak-atik handphone dengan layarnya yang kecil, hanya sekedar ingin melihat sms-sms lucu atau menyenangkan.
akhirnya, mataku menyerah, iapun memberontak. menyerang sel-sel pertahananku di lain sisi. ku ingin berdamai dengan mataku, ingin menyayanginya lagi. kalo bisa ingin kubelikan teman untuknya. sebuah kacamata mungil mungkin....
Minggu, Oktober 18, 2009
Bersabarlah, kekasihku.......
Bersabarlah, kekasihku...
itu yang dituntut waktu padamu
ketika duniamu kini berselubung harap, berselimut cemas
ketika senyap seakan menjadi palung dalam lautan penantianmu
aku tau kau bisa, menjadi ksatria
seperti rumput yang setia mendamba hujan, tak berhenti dan layu seperti bunga saat guyurannya tak kunjung datang
kaulihat, semua dalam semesta tunduk dalam proses
bahkan alam yang mahadahsyat patuh dan sabar pada setiap takdirNYA
selalu husnudzhan padaNYA
aku ingin kau seperti itu,
karena dalam proses itulah yang menjadikan semua indah pada waktunya
jika sabarmu disinonimkan setia
kau pasti bisa mengalahkan kesetiaan bulan pada bumi
dalam kesetiaanmu itu kau kan menemukan cinta,
seperti cinta bumi pada bulan
jangan menyerah dan kalah ketika semua orang menganggapmu lemah
seperti semangat Harun Yahya dengan Teori Penciptaannya meruntuhkan Teori Evolusi Darwin yang selama ini gagah berkuasa
kau harus seperti itu kekasihku, tegar
suatu saat nanti kau kan menemukan perahu dan membawaku berlayar menuju pantai kebahagiaan
menambatkannya dengan tali cinta dan kasih sayang
kita... kau dan aku
akan menunggu saat itu tiba
itu yang dituntut waktu padamu
ketika duniamu kini berselubung harap, berselimut cemas
ketika senyap seakan menjadi palung dalam lautan penantianmu
aku tau kau bisa, menjadi ksatria
seperti rumput yang setia mendamba hujan, tak berhenti dan layu seperti bunga saat guyurannya tak kunjung datang
kaulihat, semua dalam semesta tunduk dalam proses
bahkan alam yang mahadahsyat patuh dan sabar pada setiap takdirNYA
selalu husnudzhan padaNYA
aku ingin kau seperti itu,
karena dalam proses itulah yang menjadikan semua indah pada waktunya
jika sabarmu disinonimkan setia
kau pasti bisa mengalahkan kesetiaan bulan pada bumi
dalam kesetiaanmu itu kau kan menemukan cinta,
seperti cinta bumi pada bulan
jangan menyerah dan kalah ketika semua orang menganggapmu lemah
seperti semangat Harun Yahya dengan Teori Penciptaannya meruntuhkan Teori Evolusi Darwin yang selama ini gagah berkuasa
kau harus seperti itu kekasihku, tegar
suatu saat nanti kau kan menemukan perahu dan membawaku berlayar menuju pantai kebahagiaan
menambatkannya dengan tali cinta dan kasih sayang
kita... kau dan aku
akan menunggu saat itu tiba
Kamis, Oktober 08, 2009
Rabu, Oktober 07, 2009
Lady Rain
Hujan lagi....brewwww, suasananya jadi mellow nich.. sayang setting n latar belakangnya gak mendukung. secara, nih lagi jaga kelas. lagi diskusi, pesertanya pada gak semangat lagi....
Aku jadi teringat novel yang kusuka, judulnya The Twilight Saga. Ceritanya berlatarbelakang di Forks, Washington, USA. katanya di daerah itu suhu paling panas 15 derajat celcius.. jadi tiap hari tuh ujan terus. enak kali yaa, kalo tiap hari ujan. tapi gak pake banjir lho...
serasa jadi lady rain.......
Aku jadi teringat novel yang kusuka, judulnya The Twilight Saga. Ceritanya berlatarbelakang di Forks, Washington, USA. katanya di daerah itu suhu paling panas 15 derajat celcius.. jadi tiap hari tuh ujan terus. enak kali yaa, kalo tiap hari ujan. tapi gak pake banjir lho...
serasa jadi lady rain.......
feel sleepy.....

aduh, aku ngantuk nich...sesuatu hal yg patut dihindari terutama dalam masa-masa piket seperti ini. yaah, mungkin karena tadi malam nontonnya sampai larut, gini dech konsekwensinya. mana lapar lagi, tadi pagi gak sarapan. kalo jam segini cari makan susah, apalagi sedang jaga kelas....
waduuh........gimana yahhh???
sesuatu???
apa yaa......
brand new day, brand new hope........
duniaku ceria lagi, kuncup pun merekah lagi...ceiyee, puitis oldiest banget. kekosongan hatiku kembali terisi, seiring jantungku yang kembali berdetak. entah, sesuatu itu menjadi "alasan" bagiku untuk tertawa. seakan tanpa "sesuatu" itu ada, hatiku kaku. Kronis. menjadi kebutuhan terpenting selain oxygen bagi paru-paruku, nikotin dalam candu, dan sebagainya...
kini aku lengkap, tertawa, menangis, hidup....
brand new day, brand new hope........
duniaku ceria lagi, kuncup pun merekah lagi...ceiyee, puitis oldiest banget. kekosongan hatiku kembali terisi, seiring jantungku yang kembali berdetak. entah, sesuatu itu menjadi "alasan" bagiku untuk tertawa. seakan tanpa "sesuatu" itu ada, hatiku kaku. Kronis. menjadi kebutuhan terpenting selain oxygen bagi paru-paruku, nikotin dalam candu, dan sebagainya...
kini aku lengkap, tertawa, menangis, hidup....
Senin, Oktober 05, 2009
Girl like me........
Sepertinya,
tak ada yang gampang
yang gampang hanya membuat lubang, terlebih di dalam hati
why do people always feel like that?
tak tahukah mereka rongga itu nantinya akan bercabang?
khususnya, for a girl like me.......
tak ada yang gampang
yang gampang hanya membuat lubang, terlebih di dalam hati
why do people always feel like that?
tak tahukah mereka rongga itu nantinya akan bercabang?
khususnya, for a girl like me.......
circle
berputarlah.....berputar hai sang bola kecil
berputarlah.....berputar seperti komedi putar
senyumlah, senyumlah dalam siklus putaranmu
seakan-akan itu bisa membuatmu tersenyum
cerialah.....cerialah hai dikau gadis
seperti kerlip bintang yang menari-nari di langit
seperti hawa panas yang memerahkan
seperti sang bulan yang ayu
walaupun kau takkan pernah menjadi seperti itu
berputarlah.....berputar seperti komedi putar
senyumlah, senyumlah dalam siklus putaranmu
seakan-akan itu bisa membuatmu tersenyum
cerialah.....cerialah hai dikau gadis
seperti kerlip bintang yang menari-nari di langit
seperti hawa panas yang memerahkan
seperti sang bulan yang ayu
walaupun kau takkan pernah menjadi seperti itu
my life.....my true heart
kembali berkutat pada kesibukan, atau lebih tepatnya menghindar dengan mengatasnamakan "sibuk". entah mengapa, menghindar seakan telah menjadi bagian hidupku. kata itu telah mendarah daging, menancap kokoh seperti tancapan otot pada tulang. aku menghindar dari segala hal di dunia ini, dari semua orang, dari semua sebab...aku bahkan menghindar dari diriku sendiri. aku tak sanggup beretorika dengan pikiranku. pertanyaan-pertanyaan berturut-turut muncul tanpa ada jawaban. menghindar lebih baik, jauh lebih baik.
Dia menciptakanku lemah, selemah jiwaku. dalam pikiranku aku menciptakan dunia yang penuh kata "seakan-akan" atau "sepertinya"......
yang sebenarnya, aku menghindar dari kekecewaan......
Dia menciptakanku lemah, selemah jiwaku. dalam pikiranku aku menciptakan dunia yang penuh kata "seakan-akan" atau "sepertinya"......
yang sebenarnya, aku menghindar dari kekecewaan......
Sabtu, Oktober 03, 2009
counting down

aku menghitung hari, bukan...menghitung jam, bahkan detik. tiga ribu detik lagi menuju hari esok. hari esok yang tak pasti apakah ku akan bahagia atau tidak. aku menghitung detik untuk menghindar dari keharusan menata hatiku. aku menghitung detik agar tak ada satu detikpun yang lolos untuk membuat pikiranku melanglangbuana entah kemana... berpikir kepada entah siapa...
detik-detik bagaikan jarum yang menusuk-nusuk bagian terdalam hatiku, sakit....
sesaat aku merasa tak punya apa-apa, tak punya siapa-siapa
otakku memutar membentuk suatu bangun tetrahedron tak kasat mata. aku kalut. aku sepi.
detik-detik menyiksaku dalam tiap ketukannya
dan saat itu tiba, aku tak sanggup mengangkat muka.........
alibi

dan ketiadaan kembali melandaku. seakan merongrong dan menerorku sebagai seorang penjahat. aku tak punya alibi, hanya bersembunyi di lorong waktu. kepengecutanku membuatku makin garang berlari dan beralih. aku ingin bermetamorfosa. bukannya untuk menjadi indah, tapi agar semua yang kukenal tak mengenalku lagi. aku bahkan ingin jadi duri pada mawar saat mereka menemukanku. aku ingin punya alibi.
hari ini
biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa pada awal hari. dimulai dengan kegiatan sebagai panitia yang melelahkan, latihan kesegaran jasmani dengan peserta diklat prajabatan. kalo dipikir-pikir, hidupku ini berkutat pada rutinitas yang itu-itu saja. sesekali, ada juga riak-riak kecil yang muncul. tapi kebanyakan garis hidupku adalah sebuah kurva linear yang lurus panjang... bukan bermaksud untuk mengeluh panjang lebar, kupikir hidupku ini asyik-asyik aja koq... tapi, sesekali boleh juga kan membayangkan something awesome terjadi, hehehe...... Peace...
Jumat, Oktober 02, 2009
surat tidak terkirim untuk kekasih
mengapa cuaca bisa begitu panas?
senada dengan suasana hatiku saat ini
mungkin berkompromi melawan dingin yang bisa membekukan hati yang kesal
semoga ini sementara
karena ku tak ingin kesal selamanya
aku mencintaimu, semua juga tau.......
kumohon bersikaplah baik padaku, kutahu kau juga mencintaiku
kita berdua adalah takdir
namun sebagai takdir juga bisa saling menyakiti
saling membuat kesal, atau apapun juga
tapi aku mencintaimu....
senada dengan suasana hatiku saat ini
mungkin berkompromi melawan dingin yang bisa membekukan hati yang kesal
semoga ini sementara
karena ku tak ingin kesal selamanya
aku mencintaimu, semua juga tau.......
kumohon bersikaplah baik padaku, kutahu kau juga mencintaiku
kita berdua adalah takdir
namun sebagai takdir juga bisa saling menyakiti
saling membuat kesal, atau apapun juga
tapi aku mencintaimu....
amarah
aku tidak bermaksud menyakitimu, tapi aku juga manusia
aku punya amarah
amarah yang terkadang meluap-luap dengan begitu tiba-tiba
amarah yang muncul saat ketersinggunganku juga muncul
ketersinggunganku sebagai manusia, bukan malaikat kecilmu yang selalu tersenyum
namun hanya itu, sungguh......
tak ada emosi negatif lain, hanya amarah
bukan benci, bukan pula bosan
aku punya amarah
amarah yang terkadang meluap-luap dengan begitu tiba-tiba
amarah yang muncul saat ketersinggunganku juga muncul
ketersinggunganku sebagai manusia, bukan malaikat kecilmu yang selalu tersenyum
namun hanya itu, sungguh......
tak ada emosi negatif lain, hanya amarah
bukan benci, bukan pula bosan
Langganan:
Komentar (Atom)