Hari ini
kulihat kau disemua tempat
di sofa depan, dengan kaki rapuhmu yang disilangkan
di ruang tengah, depan televisi, dengan tawamu yang membahana
di kamar, lengkap dengan selembar koran, dan sepasang kacamata
depan komputer, dengan game solitaire di layar
Aku bahkan nyaris mendengar suara batukmu (lagi)
Ah....betapa besar kekuatan rindu itu
membuat sesuatu yang tak ada menjadi ada
membuat sesuatu yang tak nyata menjadi nyata
membuat sesuatu yang tak hidup menjadi hidup
Tuhan...ampuni aku, karena masih menginginkannya ada disisiku
kumohon, perbolehkanlah ia hidup dihatiku
meski hanya dihatiku.............
Minggu, November 08, 2009
Senja
Semua dalam senja menerbitkan rindu
kicau burung senja hari membuatku rindu suaranya
langit senja mengingatkanku betapa teduh tatapannya
udara senja membiusku dalam kenangan sejuk cintanya
Seperti dia... Senja
Parade indah warna dalam satu bingkai wajah yang meneduhkan
Ketika,
Pada saatnya nanti senja pun pergi
berganti malam
sepi.........
yang tersisa hanya rindu
(dedicated to my beloved dad)
kicau burung senja hari membuatku rindu suaranya
langit senja mengingatkanku betapa teduh tatapannya
udara senja membiusku dalam kenangan sejuk cintanya
Seperti dia... Senja
Parade indah warna dalam satu bingkai wajah yang meneduhkan
Ketika,
Pada saatnya nanti senja pun pergi
berganti malam
sepi.........
yang tersisa hanya rindu
(dedicated to my beloved dad)
Sabtu, November 07, 2009
Wish you're here Dad......
Ketika terbangun di pagi hari, ku menyaksikan diriku sendiri yang semakin dewasa. Orang dewasa dengan segudang permasalahannya. Kembali mengalamai insomnia lokal, karena pikiran yang bertumpuk tak membiarkan kantuk menyerang. Aku teringat padamu papa.... Jika kau ada disini, saat ini, apakah kau akan membiarkannku menjalaninya sendiri?
Semakin teringat padamu, aku jadi semakin melakolis. Butiran air melesat dipipiku tanpa diundang. Sedikit saja kenangan tentangmu hadir, mataku otomatis memproduksi air yang tak bisa ku tahan keluar dari pelupuk mata. Salahkah jika aku kangen padamu papa?, setiap hari merindukan dirimu, menginginkan hadirmu walau hanya dalam bentuk bayang-bayang....
Aku memikirkan dirimu disana, di tempatmu sekarang. Dan kemudian menyadari betapa bodohnya diriku, karena menghawatirkan seseorang yang telah dijaga oleh Sang Maha Penjaga. DIA tentu akan menyayangimu lebih daripada aku menyayangimu.
Tapi saat-saat ini aku sangat membutuhkanmu papa. Membutuhkan kata-katamu yang biasanya solusi dari segala masalah. Membutuhkan kasih sayangmu lebih daripada biasanya. Siapakah yang akan mencukupkan itu padaku saat ini pa?........
Semakin teringat padamu, aku jadi semakin melakolis. Butiran air melesat dipipiku tanpa diundang. Sedikit saja kenangan tentangmu hadir, mataku otomatis memproduksi air yang tak bisa ku tahan keluar dari pelupuk mata. Salahkah jika aku kangen padamu papa?, setiap hari merindukan dirimu, menginginkan hadirmu walau hanya dalam bentuk bayang-bayang....
Aku memikirkan dirimu disana, di tempatmu sekarang. Dan kemudian menyadari betapa bodohnya diriku, karena menghawatirkan seseorang yang telah dijaga oleh Sang Maha Penjaga. DIA tentu akan menyayangimu lebih daripada aku menyayangimu.
Tapi saat-saat ini aku sangat membutuhkanmu papa. Membutuhkan kata-katamu yang biasanya solusi dari segala masalah. Membutuhkan kasih sayangmu lebih daripada biasanya. Siapakah yang akan mencukupkan itu padaku saat ini pa?........
Kamis, November 05, 2009
perjalanan Observasi Lapangan

Kemarin, Balai Diklat Keagamaan Manado berkesempatan menyelenggarakan OL atau Observasi Lapangan bagi peserta Diklat Peningkatan Kualitas Kepemimpinan Kepala KUA Angk. II. OLnya mengambil lokasi di KUA Kec. Kauditan Minahasa Utara. Gak usah dibahas mengenai apa OL itu atau bagaimana mekanismenya yah... Suerr dech, bikin boring, hehe... Bahas yang asik-asik aja dech. Jalan-jalan dengan para Kepala KUA tuh ternyata seru ya. Lucu.... Sepanjang perjalanan Manado-Kauditan yang panjang terasa menyenangkan karena ada-ada saja ocehan lucu dari para peserta. Bus tua sewaan yang non-AC pun disulap seperti bus pariwisata yang nyaman lengkap dengan pemandu wisatanya, karena ada salah seorang peserta yang bertindak seolah-olah guide lokal. Sampai di tempat tujuan pun, tak henti ulah dari para pejabat nikah ini yang menerbitkan senyum.
Akhirnya, setelah selesai d
engan tetek bengek urusan OL, para peserta membujuk panitia supaya dapat berekreasi sejenak di tempat wisata. Tempat wisata tujuan tak lain adalah Pantai Malalayang yang dekat dengan pusat kota.
Akhirnya, setelah selesai d
engan tetek bengek urusan OL, para peserta membujuk panitia supaya dapat berekreasi sejenak di tempat wisata. Tempat wisata tujuan tak lain adalah Pantai Malalayang yang dekat dengan pusat kota.
Langganan:
Komentar (Atom)